SELAMAT DATANG

Selamat datang ....... di ....... KAWASAN TANPA BATAS ....... “ARAska Banjar” ....... 'ArasKa' ....... ‘araskata’ ....... ‘katalangit’ ....... ‘kelana sastra.

Senin, 21 Juni 2010

Murid dan Haul

Dua Kategori Murid :

1.Murid Secara Umum (seperti umumnya yang datang ke pengajian dan mempunyai banyak guru)
2. Murid Secara Khusus (sebagai murid dari murabbi mursyid, hanya mempunyai satu guru, kecuali diperintahkan oleh murabbi mursyidnya untuk mengaji keguru lain)

Ada beberapa Pembagian Tujuan/ Jalan sebagai Murid :

1.Yang datang hanya sebagai penuntut ilmu
2.Yang datang hanya untuk mengerjakan amalan
3.Yang datang sebagai penuntut ilmu dan untuk mengerjakan amalan
4.Yang datang untuk menuntut ilmu, mengerjakan amalan dan sebagai khadam/ pembantu.

Dalam kitab Ya Ayyuhal Walad, karangan imam Gajali, terdapat aturan/ adab seorang murid kepada gurunya, yang salah satu adabnya adalah tidak akan mengerjakan sesuatu tanpa perintah atau ijin dari gurunya.


KISI-KISI HAUL

Sepeninggal Ayah Guru, sebagian para murid yang juga sebagai khadam/ pembantu, terpencar kesegala penjuru. Ada yang pulang kampung, ada yang bekerja di tempat jauh, dll.

Hanya Nisfu dan haul yang mengumpulkan mereka semua dalam satu tempat yaitu SEKUMPUL.

Banyak kenangan yang dilewati di Musholla Arraudah Sekumpul. Dari gotong royong membangun musholla, membangun rumah Ayah Guru, menggelar tikar sebelum pengajian, menyapu lantai musholla, menyiapkan dan membagi makanan bila ada acara, dll.

Seorang temanku yang juga sebagai murid dan khadam, sekarang ia bekerja di Sangata. Tidak mendapat ijin dari bosnya tempat bekerja untuk pulang menghadiri haul. Temanku berkata, “terserah kalau aku harus diberhentikan dari tempat bekerja, pokoknya aku harus pulang untuk membantu diacara haul. Perjalanan pulang yang panjang selama 24 jam dalam bis. Inilah seorang murid, bila panggilan gurunya datang, apapun tidak dipedulikan lagi, walau itu urusan yang sangat pribadi, yang paling utama adalah guru".







Tidak ada komentar:

Posting Komentar