SELAMAT DATANG

Selamat datang ....... di ....... KAWASAN TANPA BATAS ....... “ARAska Banjar” ....... 'ArasKa' ....... ‘araskata’ ....... ‘katalangit’ ....... ‘kelana sastra.

Rabu, 25 Maret 2009

ARAska - Puisi : ANOMALI KAMPANYE

ANOMALI KAMPANYE

sebentar lagi

jalanku kan kembali bersih dari sepanduk para pemburu kekuasaan

sebentar lagi

mataku kan kembali jernih dari foto para calon dewan

sebentar lagi

perutku takkan mual melihat senyum gombal

sebentar lagi

telingaku takkan sakit mendengar janji dan slogan bebal

omong kosong

anjing menggonggong

cih

setiap lima tahun terus berulang

anomali kepalsuan

onani jabatan

suarakan aspirasimu

pilihlah wakilmu

perutku lapar

alamku terkapar

tetap terhampar

(ARAska.Bjm-Kalsel.13.03.09)

ARAska - Puisi : SKETSA kampanye

SKETSA kampanye

Syahdan,
katanya Partai itu tempatnya aspirasi rakyat
dengan perwakilan mereka di Dewan terhormat
katanya memperjuangkan aspirasi itu amanat
tahunya setelah berkuasa duitlah yang diembat

“konon! 
saat ini sepanduk stiker reklame umbul-umbul bendera 
bertebaran di sepanjang jalan
 “semrawut!
bahkan koran radio dan televisi 
juga ikut merasakan icip-icip dana kampanye 
untuk slogan bahkan mungkin janji-janji
benar-benar “wah! 
(ssst, dibayarnya setelah duduk dikursi basah)
puluhan juta rupiah terpajang di depan umum
gedung toko warung sekolah 
bahkan mushola dan mesjid
hanya di depan kuburan yang tak ada
(ssst, padahal inilah tempat paling tepat)
yang mungkin setelah pesta pemilu
semuanya itu hanya akan menjadi alas
“mubajir!
di tengah situasi lingkungan yang rusak
“menuai bencana!
masyarakat kecil yang menjadi budak
“untuk makan masih resah nasibnya!

ah, pena ingin melihat
mana-mana yang katanya tempat apirasi masyarakat
siapa-siapa yang katanya calon dan wakil rakyat
yang sebenar-benarnya terhormat
bukan cuma omong kosong berlipat
jalan pintas jual kecap 

atau catatan kata akan menjadi oposisi bagi mereka
 dalam goresan perjalanan abadi sastra
membusuklah dalam neraka

(ARAska.Bjm-Kalsel.06.01.09)